Pandanasri, Kertosono, Terjadinya tindak pidana penganiayaan berat (penusukan), karna Dendam



Nganjuk - Pada hari Sabtu tanggal 15 Juni 2019, sekira jam 13.00 Wib (siang), tempat kejadian perkara di teras rumah korban Endang Satriani, alamat Dsn. Pandanasri, Ds.Lambangkuning Kec. Kertosono Kab. Nganjuk. 

Dengan Pelaku KOPDA Sugeng Kurniawan, lk, tempat tanggal lahir Surabaya, 03 April 1985, Pekerjaan TNI aktif (anggota Kodim Serui, Papua), Alamat Jln. Astama Yonif 753 Rt10 Rw. 03 Ds. Girimulyo Kec. Nabire Kab. Nabire, domisili Dsn. Bogo Rt. 07 01 Ds. Nglawak Kec. Kertosono Kab. Nganjuk. 

Dengan kronologi kejadian perkara sebagai berikut, Pelaku bertamu kerumah korban sekira pukul 13.00 oleh korban bernama Endang Satriani ditemui diteras rumah secara mendadak Kopda Sugeng mencabut badik yang telah dibawanya dan menusuk korban sebanyak 7 (tujuh) kali kemudian pelaku melarikan diri oleh warga di amankan dan dibawa ke rumah perangkat desa (Kamituwo) Sutoyo, Selanjutnya di laporkan ke Polsek Kertosono. 

Namun kejadian penikaman dilaporkan oleh Supangat, umur 60 tahun, Alamat Dsn. Pandanasri Rt.1 Rw. 1 Kec. Kertosono Kab. Nganjuk, dengan korban bernama Endang Satriani Als. ENI, Pr, umur 54 tahun, Islam, alamat Rt. 1 Rw. 1 Kec. Kertosono Kab. Nganjuk. 

Saksi Supangat, Sudjani masih warga dsn Lambangkuning dan Wiji Yulianto, Lk, Blitar 10 Februari 1982, Islam, alamat Dsn.Pandanasri Rt. 1 Rw. 2 Kec. Kertosono Kab. Nganjuk. 

Beberapa Barang bukti yang di amankan, 1(satu) buah badik beserta sarungnya, 1(satu) unit sepeda motor merk YAMAHA type 45P (BYSON) warna putih No. Pol : L-6123-XV, No.Ka. : MH345P002CK133282, No. Sin : 45P143307. Beserta STNK an. Arief Zen alamat Kendunt 1-c/12 Rw. /Rt. 03/01  kel. Sememi Benowo dan kunci kontaknya. 

Diduga Modus Penganiayaan, motifnya dendam/rasa benci, akibat Luka tusukan sebanyak 7 tusukan, Pelaku di amankan oleh anggota Babinsa ke Koramil Kertosono.

“ Kami tidak tahu, kejadian penikaman tersebut secara frontal dan korban pun tidak menyangka akan hal tersebut, “ ungkap warga yang tidak mau disebutkan namanya disini pada wartawan. (roy)

Hasil Anev Operasi Ketupat Semeru 2019: Usai Lebaran Tak Ada Laka Lantas yang Terjadi di Tol



Polda Jatim, Pojok Kiri
 Giat Operasi Ketupat Semeru 2019 yang berlangsung Jumat (7/6/2019) berhasil menindak pelanggaran yang diakukan pengemudi kendaraan bermotor.

Berikut hasil analisa dan evaluasi tercatat pelanggaran 207 tilang pada tahun 2019 dibanding tahun sebelumnya (2018) mencapai  234 tilang dan Trend  Turun -12%.

Tahun 2019 tercatat 949 Teguran, tahun 2018 :  1.257 dan Trend : Turun -25%. Tahun 2019 jumlah pelanggaran mencapai 1.156  dan tahun 2018 :   1.491, Trend  : Turun -22%. Pelanggaran Potensi Laka di bawah umur : 10 (2019) dan 19 (2018), Trend : Turun -47%.

Melawan arus Th 2019  :    32 dan Th 2018  :    29, Trend. : Naik 10%. Pelanggaran pengemudi menggunakan HP Th 2018  : 1 dan Th  2019 : 0 serta Trend.  : Turun -100%

Pelanggaran tak gunakan Helm Th 2018  :   51, Th  2019 :   62 dan Trend.  : Naik 22%. Safety Belt Th 2018  :  11, Th  2019 :    4 dan Trend.  : Turun -64%. Laka Lantas th 2018  : 23, th 2019  : 17 dan Trend   : Turun -26%. Korban MD (meninggal dunia)   th 2018  : 5, th 2019 :  2 dan Trend  : Turun -60%

Korban LB (luka berat) : th 2018  : 1, th 2019  : 0 dan Trend : Turun -100%. Korban LR (luka ringan): th 2018  : 34, th 2019  : 32 dan Trend   : Turun -6%. Kermat (kerugian materiil)  : th 2018: 52.900.000, th 2019 : 16.200.000  dan Trend  : Turun -69%.

Total jumlah pemudik  Masuk Jatim : kendaraan R2 : TH 2018 : 845.823, TH 2019 : 716.000 dan Trend. : Turun -15% R4 : TH 2018 : 635.906, TH 2019 : 451.282 dan Trend.    : Turun -29%.

Keluar Jatim :  R2 TH 2018 : 1.069.571, TH 2019 :    935.675 dan Trend. : Turun -13%. Kendaraan R4 : TH 2018 : 781.285, TH 2019 : 629.231 dan Trend.    : Turun -19%. Laka di jalur tol  Nihil. Demikian yang laporan disampaikan Dirlantas  Polda Jatim Kombes Heri Wahono melalui Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera. (hms/roy)

Polsekta Nganjuk, Dalami Kasus Perumahan Fiktif, GRIYA NATASHA Kramat dan werungotok, Kerugian Hingga puluhan juta Rupiah



Nganjuk, Pojok Kiri
Satreskrim Polsekta Nganjuk membidik dugaan penipuan dan penggelapan rumah fiktif GRIYA NATASHA yang berada di dua lokasi kramat dan werungotok, Nganjuk, Rabu (15/5/2019).

Polisi menyatakan masih mendalami kasus tersebut. Developer perumahan tersebut, Didik Dewantono, Umur. 45 tahun, dilahirkan di Surabaya Alamat : Jl. Hayam wuruk II / 47, Sawunggaling, Wonokromo, Kota Surabaya dan kantor  Jl. Merdeka No. 57, Kel. Ganungkidul, Kec / Kab. Nganjuk, dan Didik Dewantono ditangkap berdasarkan laporan para korban, bulan Mei kemarin.

"Sudah ada sekira 5 orang yang lapor sebagai korban," kata Kanitreskrim Iptu Roni, kepada wartawan, Rabu (15/5/2019).

Roni menjelaskan, penipuan rumah fiktif GRIYA NATASHA itu sudah dilakukan pelaku beberapa bulan lalu. Modusnya, pelaku menunjukkan setplay atau desain perumahan, agar konsumen tergiur untuk membelinya.

Korban yang mulai curiga karena perumahan yang dijanjikan itu tidak pernah ada, akhirnya melaporkan ke petugas kepolisian.

"Dari 5 korban, diperkirakan kerugian Rp 87 juta. Tapi itu juga belum korban lainnya yang belum diketahui," bebernya.

Ungkap roni menambahkan, saat ini tersangka masih ditahan di Mapolsek Nganjuk guna pengembangan penyidikan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 372 KHUP tentang Penggelapan dan 378 tentang Penipuan. "Untuk ancaman pidana 4 tahun penjara," pungkasnya. (roy)

Polsek Lengkong, Polres Nganjuk, kawal nikah tersangka Curyuti di Polsek



Nganjuk, Pojok Kiri
Jeruji besi tak menjadi penghalang cinta pasangan sejati ini. Seger, 46 th, Swasta, Alamat Ds. Ketandan Lengkong mempersunting Martiani, 33 Th, Sawasta, Alamat Ds. Sumbersono Lengkong di Mushola Al Iklas Polsek Lengkong menikahi pujaan hatinya meski dia berstatus tahanan.

Lapoaran giat Polsek Lengkong, Hari Kamis, Tgl. 6 Juni 2019, Jam : 06.30 Wib, Tempat : Mapolsek Lengkong.

Bhabinkamtibmas Ds. Sumbersono Aiptu Handoko dan Bhabinkamtibmas Ds. Ketandan Aipda Bagus Hadi Nugroho, melaksanakan kawal nikah tersangka curyuti atas nama Seger, 46 th, Swasta, Alamat Ds. Ketandan Lengkong mempersunting Martiani, 33 Th, Sawasta, Alamat Ds. Sumbersono Lengkong di Mushola Al Iklas Polsek Lengkong dengan penghulu kepala KUA Lengkong, dihadiri dua keluarga mempelai sekira 25 orang pelaksanaan lancar, aman terkendali.

“ Karna permintaan kades dan para pihak keluarga, untuk memohon melasungkan pernikahan di Polsek Lengkong, tapi ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan publik atas permohonan kepada Kapolsek lengkong yang akan melakukan akad nikah di dalam Mapolsek, “ ujar Kapolsek lengkong, AKP Tomi pada wartawan, Kamis (6/06).

Seger, sang pengantin pria pun sangat senang meski menikah di Polsek lengkong. "Sejak lama memang sudah rencana menikah hari ini dan tidak mengira menikah di polsek lengkong karena kasus pencurian kayu jati. Alhamdulillah terimakasih kepada Kapolsek lengkong beserta anggotanya dan Kapolres Nganjuk atas kejutan ini," ujar Seger kepada wartawan di polsek lengkong di pelaminan. (roy)

Kapolresta Kediri giat Safari Ramadhan bersama Forkompimda di Polsek Tarokan, bertempat di Masjid Al - Ihsan



Kediri, Pojok Kiri
Hari Jumat tanggal 31 Mei 2019 pukul 16.00 s/d 18.00 Wib Kapolres Kediri Kota Safari Ramadhan bersama Forkopimcam, Toga, Tomas dan Elemen Masyarakat Se - Kecamatan Tarokan bertempat di Masjid Al - Ihsan Ds. Kaliboto, Kec. Tarokan, Kab. Kediri.

Kegiatan Safari Ramadhan tersebut dilaksanakan oleh Kapolres Kediri Kota beserta PJU dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan dengan pelaksanaan keliling ke Kecamatan seluruh wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Kapolres Kediri Kota beserta PJU, Muspika Tarokan dan Instansi, Camat Tarokan Hadi Subagia, beserta staf Kec. Tarokan, Kapolsek Tarokan AKP Sukarman, S. H. beserta Perwira dan Anggota, Danramil Tarokan Kapten Bangun Budi Adi beserta Anggota, Dai Kamtibmas H. Muktar Halim, Toga / Takmir Masjid Kyai Sudarlan, Toga Lukman Hakim, Tomas Kaliboto Sutrisno, Para Kades se-Kec.Tarokan beserta 2 orang perwakilan Toga dan Tomas, Kepala UPTD Puskesmas Tarokan Dr Edi Purwanto, Kepala KUA Tarokan M. Fathoni Sag. MHI, Ketua PAC GP Ansor Tarokan Yuli Wiyono, Ketua Banser Tarokan Jamaludin, 30 Anak Yatim dan pendamping, Toga dan Tomas perwakilan 10 Desa yang ditunjuk sebanyak 20 orang, Pengusaha, Jamaah/Santri di sekitar  Masjid, 20 Taruna AKPOL dan Pendamping, BABINSA dan BHABINKAMTIBMAS

Kegiatan Safari Ramadhan tersebut selain memupuk dan menjalin tali silaturahmi Polri dengan masyarakat juga penyampaian Kabar kamtibmas agar masyarakat sadar hukum dan dapat membantu serta berpartisipasi dengan Polri menjaga kamtibmas minimal di lingkungannya masing-masing.

Telah dilakukan Pengamanan dari Polsek Tarokan baik Pamka maupun Pamtup dan dibantu oleh Koramil Tarokan serta Pengamanan Anggota Sabhara, tergelar baik di lokasi kegiatan maupun area parkir tamu seputaran lokasi agar kegiatan dan lalu lintas berjalan lancar yang dipimpin oleh Padal Polsek Tarokan.

“ Hasil pelaksanaan kegiatan Safari Ramadhan 1440 H dan Silaturahmi Kapolres Kediri Kota bersama Forkopimcam, Toga, Tomas dan Elemen Masyarakat wilayah Kec.Tarokan bertempat di Masjid Al - Ihsan, Desa Kaliboto, Kec. Tarokan, Kab. Kediri, akan menciptakan kegiatan masyarakat yang tertib dan kondusif, “ pungkas Kapolsek Tarokan AKP Sukarman pada wartawan. (roy) 

NASIONAL
BIROKRASI
PEMKAB KEDIRI
PEMKAB NGANJUK
POLRES KEDIRI
POLRES NGANJUK

 
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Atas